Memasuki awal tahun 2026, persaingan ponsel pintar kelas atas (flagship) di pasar Indonesia semakin mengerucut pada tiga raksasa: Samsung Galaxy S26 Ultra, iPhone 17 Pro Max, dan Xiaomi 15 Ultra. Salah satu fitur yang paling sering diadu kualitasnya oleh konsumen adalah Mode Potret (Portrait Mode).
Masing-masing produsen membawa filosofi pemrosesan gambar yang sangat berbeda tahun ini. Berikut adalah perbandingan mendalam mengenai hasil foto mode potret dari ketiga perangkat terlaris tersebut.
1. Samsung Galaxy S26 Ultra: Detail Tajam dan AI Presisi
Samsung tahun ini mengandalkan sensor baru dengan dukungan AI ProVisual Engine yang lebih matang. Pada mode potret, Galaxy S26 Ultra menonjol dalam hal:
- Pemisahan Objek: Berkat sensor kedalaman generasi terbaru, pemisahan antara subjek dan latar belakang sangat rapi, bahkan pada bagian sulit seperti helaian rambut atau pinggiran kacamata.
- Karakter Warna: Samsung masih mempertahankan ciri khas warna yang vibrant dan kontras yang sedikit lebih tinggi. Hal ini membuat foto potret terlihat langsung “siap unggah” ke media sosial tanpa perlu banyak penyuntingan.
- Fleksibilitas Zoom: Keunggulan utamanya ada pada opsi zoom potret (2x, 3x, hingga 5x) yang tetap mempertahankan detail tekstur kulit dengan sangat tajam.
2. iPhone 17 Pro Max: Natural dan Efek Bokeh Sinematik
Apple melalui iPhone 17 Pro Max tetap setia pada pendekatan fotorealistik. Fokus utama mereka adalah menghasilkan foto yang terlihat seperti diambil dengan kamera profesional (DSLR/Mirrorless).
- Skin Tone: iPhone masih menjadi juara dalam menghasilkan warna kulit yang paling akurat dan natural. Tidak ada kesan “memutihkan” atau menghaluskan kulit secara berlebihan.
- Gradasi Bokeh: Efek blur atau bokeh pada iPhone terasa sangat halus dan bertahap (roll-off). Latar belakang yang jauh terlihat lebih buram dibandingkan latar belakang yang dekat dengan subjek, menciptakan dimensi yang nyata.
- Deep Fusion: Pemrosesan gambar di latar belakang memastikan dynamic range tetap terjaga; wajah subjek tidak akan gelap meskipun membelakangi cahaya matahari (backlight).
3. Xiaomi 15 Ultra: Karakter Artistik Leica
Xiaomi 15 Ultra menjadi pilihan utama bagi mereka yang menyukai fotografi dengan nilai artistik tinggi, berkat kolaborasi berkelanjutan dengan Leica.
- Leica Portrait Styles: Pengguna dapat memilih antara mode Leica Authentic yang klasik atau Leica Vibrant. Mode potretnya memberikan karakter bayangan (shadow) yang kuat dan warna yang lebih “bercerita”.
- Sensor 1 Inci: Penggunaan sensor fisik yang besar memberikan keunggulan pada optical bokeh. Bahkan tanpa bantuan perangkat lunak, lensa Xiaomi sudah menghasilkan blur alami yang sangat berkualitas.
- Tekstur: Berbeda dengan Samsung yang tajam atau iPhone yang natural, Xiaomi memberikan tekstur foto yang cenderung lebih gritty dan dramatis, sangat cocok untuk fotografi potret manusia dengan karakter kuat.
Kesimpulan: Mana yang Terbaik?
Pilihan terbaik sangat bergantung pada selera visual Anda:
| Kebutuhan | Rekomendasi |
| Media Sosial & Ketajaman | Samsung Galaxy S26 Ultra karena warna matang dan AI yang sangat cerdas. |
| Natural & Konsistensi | iPhone 17 Pro Max untuk Anda yang menginginkan hasil apa adanya dengan blur yang elegan. |
| Artistik & Profesional | Xiaomi 15 Ultra bagi pecinta fotografi yang mencari karakter lensa Leica yang unik. |
Di pasar Indonesia saat ini, ketiga HP ini mendominasi bukan hanya karena gengsinya, tetapi karena kemampuan mereka menggantikan fungsi kamera profesional dalam satu genggaman.












